10 CMS Pengalaman Pengguna Tips Untuk Situs Web Lebih Baik

Sistem Manajemen Konten (atau CMS) pada dasarnya dibangun untuk mengkonsumsi konten, baik oleh pelanggan dan pemangku kepentingan eksternal (situs web) atau karyawan dan pemangku kepentingan internal (intranet). Ketika konsumsi konten adalah tujuan utama, antarmuka pengguna sistem menjadi lebih penting. Antarmuka yang buruk atau membingungkan dapat menyebabkan miskomunikasi yang mengakibatkan kemunduran serius bagi organisasi apa pun.

Berikut adalah 10 pengalaman pengguna CMS dan kiat kegunaan untuk membuat situs web yang lebih baik.

1. Jika Tidak Tentu Maka Jangan Pergi Untuk Ini

Jika Anda tidak yakin apakah CMS yang ingin Anda gunakan memiliki antarmuka UI yang tepat, maka itu akan menjadi ide yang baik untuk pergi dengan beberapa CMS lainnya. Ada ratusan produk CMS yang tersedia di pasar dan semuanya memiliki kekuatan dan kelemahan sendiri. Jika Anda menggunakan CMS sumber terbuka, Anda harus bersedia membuat penyesuaian sendiri agar cocok untuk Anda karena sebagian besar CMS sumber terbuka tidak memiliki pengalaman pengguna yang optimal di luar kotak.

2. Lindung Pengguna Dari Intricacy

CMS Anda mungkin canggih dan kuat, tetapi pengguna tidak peduli. Jangan memaparkan pengguna Anda ke cara kerja bagian dalam sistem. Jadikan perjalanan mereka di situs web Anda semulus mungkin dengan komplikasi minimum. Misalnya, masalah dalam mayoritas produk CMS adalah "hub and spoke" atau "pogo sticking" di mana pengguna akhir diminta untuk bolak-balik di antara berbagai bagian sistem untuk menyelesaikan tugas-tugas mereka. Ini terjadi dengan beberapa tingkat "duplikasi" atau "penanganan ganda".

3. Bicara Bahasa Pengguna

Anda harus menjaga komunikasi Anda jelas menggunakan terminologi yang akan dimengerti pengguna. Penelitian pengguna akan membantu menemukan bahasa, nada konten dan kosakata yang harus Anda gunakan untuk hasil optimal.

4. Ketahui Pengguna Anda

Siapa pengguna akhir situs web CMS Anda? Kenali mereka dengan baik. Mereka mungkin bukan teknisi atau pengembang atau administrator. Pengguna akhir dapat berupa staf penjualan, editor, penulis, produser atau manajer produk. Anda dapat melakukan penelitian dan mencari tahu bagaimana dan mengapa pengguna Anda menggunakan situs web Anda dan menyesuaikan pengalaman pengguna.

5. Jangan Lupakan Tujuannya

CMS terdiri dari tiga suku. Jangan terjebak dalam kemuliaan sistem dan mengabaikan tujuan sebenarnya, yaitu mengelola konten. Anda harus mengingat semuanya mulai dari merancang hingga pengembangan sistem. Anda juga harus fokus pada aspek teknis CMS.

6. Lakukan Beberapa Hal dengan Sangat Baik

Mengetahui pengguna Anda termasuk beberapa jenis evaluasi tugas. Cari tugas paling signifikan yang dilakukan pengguna Anda. Fokus dan prioritaskan tugas dan lakukan dengan baik. Memiliki antarmuka yang dibuat khusus, mengotomatiskan tugas-tugas tertentu untuk menyederhanakan proses. Untuk situs web berat konten, titik fokus dari antarmuka pengguna akan menjadi konten berkualitas. Jadi lebih dari apa pun, fokus untuk membuat konten cukup baik bagi pengguna.

7. Sesuaikan Untuk Memenuhi Kebutuhan Bisnis Tertentu

Menyesuaikan CMS Anda sesuai kebutuhan Anda juga berarti menggunakan desain visual dan branding yang konsisten. Kustomisasi CMS harus mencakup penghapusan elemen yang tidak perlu, membuat antarmuka sederhana dan berbicara bahasa pelanggan Anda. Sebagai contoh, jika tujuan khusus dari CMS adalah untuk intranet maka antarmuka pengguna harus disesuaikan untuk melayani kebutuhan intranet. Anda harus memanfaatkan layanan kustomisasi CMS yang kompeten untuk memastikan kustomisasi dilakukan sesuai standar pengkodean global.

8. Gunakan Pemetaan Alami Jika Dibutuhkan

Menambahkan pemetaan alami dimungkinkan dalam kasus CMS. Misalnya ketika Anda berurusan dengan gambar di situs web Anda menunjukkan pemetaan alami. Bisa berupa thumbnail pada halaman pencarian atau daftar dan versi yang lebih besar ketika Anda melihat properti individu. Menjadi mudah untuk mengidentifikasi konten dengan bantuan atribut visual.

9. Konsisten

Antarmuka Pengguna harus konsisten ketika datang ke halaman, komponen dan layar. Ini termasuk navigasi, bentuk, kontrol, styling teks, tombol, tata letak formulir, terminologi dan mekanisme umpan balik. Ini adalah kasus jika bagian-bagian tertentu disesuaikan; mereka biasanya berbeda dalam tampilan dan nuansa.

10. Tetaplah pada Konvensi Tradisional

CMS seharusnya tidak hanya konsisten dalam dirinya, CMS juga harus memasukkan apa yang diharapkan pengguna dari sistem serupa lainnya. Misalnya, jika sistem manajemen konten adalah aplikasi web, konvensi standar situs web berlaku. Seperti untuk penempatan kotak pencarian, gunakan kontrol bentuk seperti drop down dan tautan klik tunggal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *